Strategi Digital Perhotelan RedDoorz Dorong Hunian Hotel Selama Mudik

Kamis, 12 Maret 2026 | 10:21:30 WIB
Strategi Digital Perhotelan RedDoorz Dorong Hunian Hotel Selama Mudik

JAKARTA - Periode Ramadan hingga Lebaran selalu menjadi salah satu momen dengan mobilitas masyarakat tertinggi di Indonesia. 

Tradisi mudik yang dilakukan jutaan orang setiap tahun tidak hanya meningkatkan arus perjalanan antarkota, tetapi juga memicu lonjakan permintaan terhadap berbagai layanan perjalanan, termasuk akomodasi perhotelan.

Bagi industri perhotelan, musim mudik merupakan peluang penting untuk meningkatkan tingkat hunian kamar atau okupansi. Banyak wisatawan domestik maupun pemudik yang membutuhkan tempat menginap sementara selama perjalanan menuju kampung halaman atau saat kembali ke kota asal.

Melihat potensi tersebut, berbagai platform perhotelan mulai menyiapkan strategi khusus untuk memanfaatkan momentum perjalanan Lebaran. Salah satunya dilakukan oleh RedDoorz yang menghadirkan sejumlah program untuk menjawab kebutuhan akomodasi selama periode tersebut.

RedDoorz, platform teknologi perhotelan dan akomodasi multi-brand meluncurkan program yang bertujuan untuk mendukung perjalanan masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran. Sekaligus mendorong peningkatan okupansi mitra properti RedDoorz di berbagai kota di Indonesia.

Lebaran merupakan salah satu periode perjalanan tersibuk di Indonesia, yang ditandai dengan tradisi tahunan mudik ketika jutaan masyarakat kembali ke kampung halaman untuk merayakan hari raya bersama keluarga.

Program #AdaTerus untuk Mendukung Perjalanan Pemudik

Untuk memanfaatkan momentum mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran, RedDoorz menghadirkan program khusus yang dirancang untuk memberikan solusi akomodasi yang praktis dan terjangkau.

Melalui #AdaTerus, RedDoorz menghadirkan berbagai inisiatif yang dirancang untuk menyediakan solusi akomodasi yang praktis, fleksibel, dan terjangkau, sekaligus membuat perjalanan para pemudik dan wisatawan domestik menjadi lebih nyaman.

Program ini diharapkan dapat membantu para pelancong dalam menemukan akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka selama perjalanan mudik maupun liburan Lebaran.

"Lebaran adalah momen ketika mobilitas masyarakat di Indonesia mencapai puncaknya. Melalui #AdaTerus, kami ingin memastikan RedDoorz selalu hadir bagi para pelancong, mulai dari Ramadan hingga masa libur Lebaran, dengan menawarkan solusi akomodasi yang nyaman dan terjangkau. Pada saat yang sama, periode ini juga menjadi peluang penting bagi mitra properti kami untuk mengoptimalkan tingkat okupansi," ujar Director of Demand RedDoorz Vibhor Atal.

Melalui program tersebut, RedDoorz tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan wisatawan, tetapi juga membantu mitra properti dalam memaksimalkan potensi bisnis selama musim perjalanan Lebaran.

Aktivasi Digital dan Interaksi di Media Sosial

Selain menyediakan promo akomodasi, RedDoorz juga mengembangkan berbagai strategi pemasaran digital untuk menjangkau calon pelanggan, khususnya generasi muda yang aktif menggunakan media sosial.

Tingginya mobilitas masyarakat selama musim Lebaran juga tercermin dari prediksi arus perjalanan tahun ini.

Berdasarkan hasil survei dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) dan Kementerian Perhubungan, Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 14-15 Maret serta 18-19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026.

Untuk mendukung kebutuhan akomodasi para pemudik, RedDoorz menghadirkan berbagai aktivasi yang menggabungkan keterlibatan digital dengan pengalaman langsung di properti.

Salah satu inisiatif tersebut adalah peluncuran filter game interaktif bertema mudik di platform TikTok, yang dirancang untuk menjangkau generasi muda dan keluarga muda yang aktif di media sosial.

Strategi ini menjadi bagian dari pendekatan digital RedDoorz untuk meningkatkan interaksi dengan pelanggan sekaligus memperluas jangkauan promosi selama musim mudik.

Promo Kamar Murah di Jalur Mudik

Selain kampanye digital, RedDoorz juga menghadirkan berbagai promo yang ditujukan khusus bagi para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat selama perjalanan.

Salah satu program yang diluncurkan adalah #AdaTerus Kamarnya, yaitu promo khusus dengan harga kamar Rp99 ribu selama periode mudik Lebaran di properti-properti pilihan yang berada di jalur mudik utama.

Promo ini berlangsung selama periode puncak mudik, yaitu pada 11 hingga 19 Maret 2026.

Melalui promo tersebut, para pemudik dapat memperoleh pilihan akomodasi dengan harga yang lebih terjangkau saat melakukan perjalanan jarak jauh menuju kampung halaman.

Program ini juga diharapkan mampu membantu meningkatkan tingkat hunian kamar di berbagai properti mitra RedDoorz yang berada di jalur perjalanan utama pemudik.

Dengan adanya promo khusus selama musim mudik, RedDoorz berupaya memberikan solusi akomodasi yang praktis bagi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan okupansi hotel.

Dukungan terhadap Ekonomi Kreatif Lokal

Selain berfokus pada peningkatan okupansi hotel, RedDoorz juga menghadirkan program yang mendukung pengembangan ekonomi kreatif di berbagai daerah.

Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung ekonomi kreatif lokal di Indonesia, RedDoorz juga bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk menghadirkan bazar yang menampilkan produk kuliner, kriya, dan fashion di sejumlah mitra properti dari brand SANS dan URBANVIEW di Yogyakarta, Bandung, dan Malang.

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman menginap para tamu sekaligus memberikan peluang bagi pelaku UMKM dan kreator lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas selama periode Ramadan dan Lebaran.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan kolaborasi lintas sektor seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem ekonomi kreatif di berbagai daerah.

"Kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi antara sektor perhotelan dan ekonomi kreatif. Momentum libur Lebaran merupakan waktu yang ideal untuk mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Kami mengapresiasi inisiatif RedDoorz yang menyediakan ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang melalui jaringan propertinya di berbagai kota," ujar dia.

Melalui pendekatan online-to-offline (O2O), program ini mengintegrasikan promosi digital dengan pengalaman langsung di properti RedDoorz, sehingga menciptakan perjalanan pelanggan yang lebih mudah, mulai dari perencanaan perjalanan hingga pengalaman menginap itu sendiri.

Melalui berbagai inisiatif ini, RedDoorz optimis program ini akan semakin memperkuat posisinya sebagai platform akomodasi yang relevan dengan kebutuhan wisatawan Indonesia, sekaligus memberikan dampak positif bagi mitra properti serta komunitas ekonomi kreatif lokal di berbagai daerah.

Terkini